Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jadwal Kapal Pelni KM Dobonsolo Pertengahan Bulan September 2022 Semua Rute Lengkap Harga Tiket

Mediaportalberita.com- Di bawah ini jadwal kapal Pelni KM Dobonsolo Bulan September 2022 untuk semua rute lengkap harga tiket.

Jadwal kapal Pelni KM Dobonsolo Bulan September dilengkapi syarat terbaru bagi calon penumpang perjalanan domestik semua rute.

Jadwal kapal Pelni KM Dobonsolo akan di-update atau diperbarui setiap hari untuk memudahkan calon penumpang mencari jam keberangkatan maupun kedatangan kapal Pelni KM Dobonsolo.

Berikut jadwal lengkap kapal Pelni KM Dobonsolo Bulan September 2022 semua rute lengkap syarat terbaru dan harga tiket semua rute.

Rute kapal Pelni KM Dobonsolo yakni Tanjung Priok, Surabaya, Makassar, Bau-Bau, Ambon, Sorong, Serui dan Jayapura.


Serui-Jayapura

Waktu Keberangkatan : 12 September 2022 Jam 14:00

Waktu Tiba : 13 September 2022 Jam 11:00

Harga Tiket Ekonomi : Rp. 197.000


Jayapura-Serui

Waktu Keberangkatan : 13 September 2022 Jam 17:00

Waktu Tiba : 14 September 2022 Jam 13:00

Harga Tiket Ekonomi : Rp. 208.000


Serui-Sorong

Waktu Keberangkatan : 14 September 2022 Jam 15:00

Waktu Tiba : 15 September 2022 Jam 14:00

Harga Tiket Ekonomi : Rp. 294.000


Sorong-Bau-Bau

Waktu Keberangkatan : 15 September 2022 Jam 17:00

Waktu Tiba : 17 September 2022 Jam 21:00

Harga Tiket Ekonomi : Rp. 494.000


Bau-Bau-Makassar

Waktu Keberangkatan : 17 September 2022 Jam 23:00

Waktu Tiba : 18 September 2022 Jam 15:00

Harga Tiket Ekonomi : Rp. 153.500


Makassar-Surabaya

Waktu Keberangkatan : 18 September 2022 Jam 17:00

Waktu Tiba : 19 September 2022 Jam 23:00

Harga Tiket Ekonomi : Rp. 282.000


Surabaya-Jakarta

Waktu Keberangkatan : 20 September 2022 Jam 01:00

Waktu Tiba : 21 September 2022 Jam 04:00

Harga Tiket Ekonomi : Rp. 240.000


Syarat Naik Kapal Pelni

Syarat naik kapal Pelni semua jurusan, menyesuaikan aturan Kementerian Perhubungan yakni Surat Edaran (SE) Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

“SE ini mulai efektif berlaku pada 11 Agustus 2022,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati.

Adapun, sejumlah perubahan ketentuan syarat perjalanan dalam negeri yang tertuang dalam SE tersebut yakni:

1. Kewajiban pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) untuk melakukan tes PCR 3x24 jam yang sampelnya diambil dalam kurun waktu sebelum keberangkatan, jika belum mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster).

2. PPDN dengan usia 6-17 tahun dan telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua, tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen;

3. PPDN dengan usia 6-17 tahun dan telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan;

4. PPDN dengan usia 6-17 tahun yang berasal dari perjalanan luar negeri dan belum mendapatkan vaksinasi, dikecualikan terhadap kewajiban menunjukkan kartu vaksinasi dan wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan;

5. PPDN usia 6-17 tahun dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi dikecualikan terhadap syarat vaksinasi, namun wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan dan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19; dan

6. PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap syarat vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.***