Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jadwal Kapal PELNI KM Binaiya Bulan September 2022 Serta Harga Tiket

 

Mediaportalberita.com- Berikut adalah informasi jadwal Kapal PELNI KM Binaiya bulan September 2022 untuk semua rute dan syarat terbaru serta harga tiket.

Kapal PELNI KM Binaiya September 2022 ini sendiri memiliki kapasitas penumpang yang cukup besar dan mampu membawa hingga 970 orang penumpang dalam sekali jalan.

Total kapasitas penumpang yang dimiliki Kapal PELNI KM Binaiya September 2022 ini terbagi menjadi beberapa kelas dan setiap kelas memiliki kapasitas serta harga tiket yang berbeda-beda. Kelas I berjumlah 14 penumpang, kelas II jumlah 40 penumpang dan kelas Ekonomi berjumlah 916 penumpang.

Dan setiap minggunya Kapal PELNI KM Binaiya September 2022 melewati banyak pelabuhan yang ada di kota-kota di Indonesia mulai dari Awerange, Bontang, Makassar, Bima dan Benoa (Denpasar) dan Labuan Bajo.


Denpasar-Bima
Waktu Keberangkatan : 13 September 2022 Jam 08:00
Waktu Tiba : 14 September 2022 Jam 07:00
Harga Tiket Ekonomi : Rp. 181.500


Bima-Makassar
Waktu Keberangkatan : 14 September 2022 Jam 09:00
Waktu Tiba : 15 September 2022 Jam 14:00
Harga Tiket Ekonomi : Rp. 199.000


Makassar-Bontang
Waktu Keberangkatan : 15 September 2022 Jam 19:00
Waktu Tiba : 17 September 2022 Jam 06:00
Harga Tiket Ekonomi : Rp. 271.000


Bontang-Awerange
Waktu Keberangkatan : 17 September 2022 Jam 09:00
Waktu Tiba : 18 September 2022 Jam 12:00
Harga Tiket Ekonomi : Rp. 196.000


Awerange-Bontang
Waktu Keberangkatan : 18 September 2022 Jam 14:00
Waktu Tiba : 19 September 2022 Jam 17:00
Harga Tiket Ekonomi : Rp. 181.000


Bontang-Makassar
Waktu Keberangkatan : 19 September 2022 Jam 21:00
Waktu Tiba : 21 September 2022 Jam 08:00
Harga Tiket Ekonomi : Rp. 261.000


Makassar-Bima
Waktu Keberangkatan : 21 September 2022 Jam 12:00
Waktu Tiba : 22 September 2022 Jam 17:00
Harga Tiket Ekonomi : Rp. 209.000


Bima-Denpasar
Waktu Keberangkatan : 22 September 2022 Jam 18:00
Waktu Tiba : 23 September 2022 Jam 17:00
Harga Tiket Ekonomi : Rp. 184.000


Denpasar-Labuan Bajo
Waktu Keberangkatan : 24 September 2022 Jam 08:00
Waktu Tiba : 25 September 2022 Jam 11:00
Harga Tiket Ekonomi : Rp. 230.500


Labuan Bajo-Denpasar
Waktu Keberangkatan : 25 September 2022 Jam 14:00
Waktu Tiba : 26 September 2022 Jam 17:00
Harga Tiket Ekonomi : Rp. 220.500


Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meminta jajaran PT Pelni (Persero) terus meningkatkan kinerjanya dengan selalu konsisten melakukan perubahan atau transformasi.

“Terus lakukan perubahan dan pastikan apa yang dilakukan bisa ‘netes’ atau dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Menhub saat memberikan sambutan dalam Rapat Pimpinan PT Pelni Tahun 2022.

Menhub mengatakan, diberikan amanah oleh Presiden RI Joko Widodo untuk memastikan konektivitas laut terlaksana dengan baik.

Adapun, sejumlah tantangan yang harus dihadapi di sektor transportasi laut misalnya yaitu harus menjangkau daerah terpencil, disparitas harga, dan lain sebagainya.

“Di sinilah Pelni mendapatkan amanah dari pemerintah melalui penyediaan kapal perintis, tol laut, dan kegiatan lainnya yang harus dapat diandalkan,” ucap Menhub.

Sejumlah upaya transformasi yang harus dilakukan Pelni diantaranya yaitu: melakukan digitalisasi layanan, mengefisienkan operasional kapal, memetakan dan menyeleksi daerah-daerah yang memiliki potensi untuk dilayani, dan melakukan pengelolaan SDM Pelni yang berkarakter agile (lincah), memiliki kapasitas dan kompetensi, serta mau berubah menjadi lebih baik.

Ke depan, Menhub berharap kepada Pelni agar tidak hanya bergantung pada subsidi dari pemerintah, tetapi terus melakukan pengembangan usahanya.

“Subsidi mestinya hanya sementara. Ketika kita mampu melakukan kegiatan lebih baik, maka sudah bisa menjadi komersial,” tuturnya.

Lebih lanjut, Menhub menyampaikan apresiasinya kepada Pelni yang selama ini telah membantu pemerintah memberikan pelayanan angkutan laut baik penumpang, maupun logistik hingga ke daerah-daerah terpencil.

“Lakukan tugas dengan sepenuh hati yang mampu memberi arti kepada masyarakat. Ke depan, kompetisi semakin ketat. Kalau Pelni tidak efisien satu saat akan ditinggalkan. Untuk itu, lakukan upaya transformasi dengan baik dan sungguh-sungguh,” kata Menhub.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT. Pelni, Tri Andayani, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan pemerintah melalui Kemenhub, untuk melayani kebutuhan masyarakat akan transportasi laut.

Ia mengatakan sejak tahun 2018, penugasan yang diberikan kepada PT. Pelni, berupa Public Service Obligation (PSO) dan Subsidi menunjukkan tren yang meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia tengah dan timur.

“Kepercayaan ini kami tunjukkan dengan kinerja produksi yang terus meningkat khususnya pada aktivitas muatan barang,” ujarnya.***